1. Mengamankan Data
Komputer Dengan TrueCrypt
TrueCrypt adalah sebuah software gratis dan open source yang dapat melindungi data
rahasia Anda dengan cara melakukan enkripsi data pada file, partisi,
hardisk atau USB Flashdisk Anda. Aplikasi ini dapat berjalan pada sistem operasi Windows 7, Windows Vista, Windows XP, Mac OS X dan
Linux.
Setelah aplikasi ini diinstall, pertama
kali kita harus membuat sebuah TrueCrypt Volume yang nantinya
digunakan sebagai wadah tempat peyimpanan data. TrueCrypt Volume
bisa disimpan pada sebuah file (file yang berisi volume ini biasa disebut kontainer),
partisi atau hardisk secara keseluruhan. Setelah Volume berhasil dibuat, maka
langkah selanjutnya kita harus me-Mount Volume tersebut menjadi sebuah Virtual Drive. Pada Drive inilah nantinya
kita akan bekerja, meyimpan, membaca atau mengedit data-data rahasia kita.
Setelah selesai bekerja maka kita harus men-Dismount Virtual Drive tersebut,
sehingga orang lain tidak bisa mengakses data-data kita.
Untuk lebih jelasnya, berikut
langlah-langkah mengamankan data pada komputer menggunakan aplikasi TrueCrypt,
dalam contoh ini saya akan menyimpan data rahasia pada sebuah file bernama
PRIVATE yang saya simpan di C:DATAKU.
Langkah Pertama: Menginstall Aplikasi
TrueCrypt
1.
Download aplikasi
TrueCrypt di www.TrueCrypt.org saat ini sudah
mencapai versi 7.0a.
2.
Double klik file
installer, pada jendela License Agreement klik Accept.
3.
Selanjutnya pada
jendela Wizard Mode, terdapat 2 pilihan, yaitu Install – untuk
menginstall program pada komputer atau Extract – untuk membuat versi
Portable dari aplikasi ini sehingga bisa kita jalankan dari USB Flashdisk.


4.
Dalam contoh ini
saya pilih Install, lalu klik Next dan pada jendela selanjutnya klikInstall lalu Finish.
Langkah Kedua: Membuat TrueCrypt Volume
1.
Jalankan aplikasi
TrueCrypt dan klik Create Volume.
2.
Selanjutnya akan
muncul jendela TrueCrypt Volume Creation Wizard, dalam langkah ini kita
harus memilih dimana Volume TrueCrypt akan dibuat. Karena kita akan meyimpan
volume TrueCrypt ini pada sebuah file, maka pilih opsi pertama, lalu klikNext.


3.
Tentukan tipe volume
yang akan dibuat, secara default pilih Standard TrueCrypt volume lalu
klik Next.
4.
Langkah selanjutnya
adalah menentukan lokasi tempat penyimpanan file. Dalam contoh ini kita akan
meyimpan TrueCrypt Volume pada file yang saya beri nama PRIVATE yang berlokasi
di C:DATAKU, pastikan sebelumnya folder DATAKU sudah dibuat, klik Nextuntuk
melanjutkan.


5.
Pada jendela Encryption
Options, klik aja Next untuk memilih Algoritma Enkripsisecara
default yaitu menggunakan AES (Advanced Encryption Standard).
6.
Selanjutnya pada
jendela Volume Size tentukan besarnya Volume yang akan kita buat,
dalam contoh ini saya membuat Volume Size sebesar 250 MB, sesuaikan dengan data
yang nantinya akan kita simpan.
7.
Masukkan Password
pada jendela selanjutnya, dunakan password yang strong tetapi mudah
diingat, yang merupakan gabungan dari karakter special, huruf dan angka
misalnya “f4$tnch3@p”
8.
Kemudian Format Volume
tersebut, klik Next dan Finish.
Langkah Ketiga : Mount TrueCrypt Volume ke
Virtual Drive.
1.
Jalankan aplikasi
TrueCrypt, klik drive letter yang kita sukai, disini saya memilih drive P.
2.
Klik Select
File untuk memilih file yang telah kita buat, yaitu file PRIVATE pada
folder C:DATAKU


3.
Klik Mount,
masukan password dan klik OK, sebuah virtual drive P akan terbentuk, klik Exit.
4.
Simpan data-data
rahasia kita ke drive ini, ingat ukurannya tidak boleh melebihi volume size
yang telah kita buat.
Langkah Keempat : DisMount TrueCrypt Volume.
1.
Apabila telah
selesai, jalankan kembali aplikasi TrueCrypt, sorot virtual drive kita, lalu
klik Dismount.
Langkah Kelima: Agar Data lebih Aman
Untuk lebih mengamankan data yang benar2
penting, maka kita bisa membuat sebuah Hidden Volume di dalam Standard
Volume yang telah kita buat. Nantinya kita akan mempunyai 2 buah
TrueCrypt Volume dalam file yang bernama PRIVATE tersebut. Volume akan di Mount
berdasarkan password yang kita masukkan.


Dengan cara ini, kita bisa memasukkan
data-data biasa di volume yang satu dan data penting di volume yang lain. Bila
suatu saat kita terpaksa harus memberikan password pada orang lain, maka
berikan saja password untuk volume yang berisi data biasa, dan data yang
penting masih aman pada volume yang lain.
Untuk membuat hidden volume ikuti
langkah-langkah berikut ini:
1
Jalankan TrueCrypt,
klik Create Volume, pilih Create an encrypted file container, klik Next
2.
Selanjutnya pada
volume type pilih Hidden TrueCrypt Volume, klik Next.
3.
Karena kita
sebelumnya telah mempunyai Normal TrueCrypt Volume, maka pada jendela Volume
Creation Mode pilih Direct Mode klik Next
4.
Pada jendela Volume
Location, klik select file, lalu pilih lokasi file sebelumnya yitu C:DATAKUPRIVATE
klik Next
5.
Masukkan Password sebelumnya
untuk membuka Normal TrueCrypt Volume.
6.
Langkah selanjutnya
adalah membuat Hidden Volume, klik Next, kemudian klik Nextlagi
7.
Isikan ukuran Hidden
Volume, misalnya 100MB, klik Next
8.
Isikan Password
untuk Hidden Volume tersebut
9.
Klik Next, lalu format volume
tersebut. klik Finish
10. Selanjutnya, untuk Mount dan Dismount volume
bisa kita ikuti lagi langkah keempat. Hanya saja volume yang akan di mount
dapat kita pilih berdasarkan password-nya. Berikut tampilan TrueCrypt apabila
saya memasukkan password hidden volume:


Demikianlah tutorial sederhana tentang cara
mengamankan data komputer menggunakan aplikasi TrueCrypt. Selamat Mencoba.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar